Posted on Februari 9, 2007 by hendrasyahputra
Mestakung…..hmmm membicarakan buku yang satu ini nggak akan ada habisnya, asyik bagus, mengharukan. great. aku bangga banget baca buku ini. so, bagi yang belum baca atau pengen baca ulang, nggak papa kok . seru dan menumbuhkan semangat baru. bravo ya Pak Johanes, berikut petikanya
Sosok Prof. Yohanes Surya, Ph.D tentu sangat fenomenal. Ia tak hanya [...]
DIarsipkan di bawah: Sentuhan Media | Comments Off
Posted on Februari 8, 2007 by hendrasyahputra
Resensi film dan Musiknya, saya dapatkan dari e-mail seorang teman yang juga sutradaranya. Mas Teddy Soeriaatmadja, seorang seniman dan sutradara handal. Sayangnya aku lagi nggak di Jakarta, jadi nggak bisa nonton konsernya yang digelar tanggal 12 Pebruari 2007 di Jakarta. Sukses untuk Mas Teddy, selamat bagi yang nonton konsernya nanti.
Badai Pasti Berlalu
(resensi film dan lagu)
Awan Hitam [...]
DIarsipkan di bawah: Musik dan Film | Comments Off
Posted on Februari 8, 2007 by hendrasyahputra
ini e-mail dari temanku, Fred Weston dari America journalist tentang tulisan dan fikiranya mengenai kebijakan Radikal. Bagus untuk sekedar dibaca, namun harus dicermati dengan hati hati
Tuesday, 23 January 2007
Presiden Venezuela Hugo Chavez pada saat penyumpahan kabinet barunya memberikan pidato yang berapi-api dimana dia mengumumkan rangkaian kebijakan radikal. Bila kebijakan tersebut dilaksanakan, ini akan menjadi serangan [...]
DIarsipkan di bawah: Sentuhan Media | Comments Off
Posted on Februari 7, 2007 by hendrasyahputra
Di balik segala kemajuan, kesuksesan, dan kejayaan selalu tersimpan banyak rahasia. Salah satu rahasia itu adalah peran orang-orang yang tak henti bergerak, menyambung satu kerja dengan kerja lainnya. Banyak hal penting layak dicatat, sejauh mana dinamika dan gerak hidup membuahkan tonggak-tonggak kebesaran, dalam bermacam bidang, Berikut sebagiannya.
Bergerak akan melahirkan perubahan.
Titik pertama setiap kesuksesan dimulai [...]
DIarsipkan di bawah: Tulisan | Comments Off
Posted on Februari 7, 2007 by hendrasyahputra
Beberapa waktu, melakukan kristalisasi diri, tidak menghilang, hanya sekedar menepi, mencoba mencari kejernihan dari hati dan jiwa, bukan tuk menjadi seorang yang suci, orang yang hidupnya tanpa dosa, melainkan mencoba mencari apa yang seharusnya dicari dari awal mula diciptakan di dunia fana ini, bukan perkara yang mudah tapi bukan juga perkara yang sulit, dan sang [...]
DIarsipkan di bawah: Puisi | Comments Off
Posted on Februari 7, 2007 by hendrasyahputra
Percakapan di Tepi Pantai
Memotret lama diketahui ibarat memindahkan apa yang kita lihat melalui kamera untuk kemudian dicetak. Cetakan foto itulah yang seolah-olah mewakili kita menikmati kembali “pandangan” mata kita.
Menariknya sebuah foto adalah bagaimana kita bisa menggambarkan sesuatu yang “biasa” menjadi lebih. Komposisi, warna, dan angle atau sudut pandang saat mengambil gambar dan menyajikannya kembali menjadi [...]
DIarsipkan di bawah: Tulisan | Comments Off
Posted on Februari 6, 2007 by hendrasyahputra
dari sebuah diskusi…….(jujur lebih baik daripada munafik)
BANYAK yang mengatakan bahwa dunia ini panggung sandiwara. Barangkali ada benarnya, meski tidak sepenuhnya. Sebab dalam hidup ini banyak kamuflase dan kebohongan. Persis dalam sebuah panggung sandiwara. Tapi, anehnya, banyak yang suka dengan aneka macam tipuan itu.
Pertanyaannya, mengapa sebagian besar kita suka dengan ‘’sandiwara”? Barangkali salah satu penyebabnya, karena [...]
DIarsipkan di bawah: Tulisan | Comments Off
Posted on Februari 6, 2007 by hendrasyahputra
Satu babak kisah telah usai sebagaian hati bersorak
sandiwara telah usai bagian yang lain jauh di dalam lubuk masih terdengar jerit hati
usaikah sudah kebersamaan ini kita semua terlahir sebagai sosok jiwa yang kosong menerawang tanpa arah
melihat dunia dari lubuk hampaseorang sahabat datang mengetuk pintu hati menjelma bagai dewa merasuk kedalam jiwa engkau datang membawa sejuta kasih [...]
DIarsipkan di bawah: Puisi | Comments Off
Posted on Februari 6, 2007 by hendrasyahputra
(refleksi kisah hidup)
Berbaring di bawah rindangnya pohon nyiur,
Aku berteduh, melepas penat
Butiran pasir yang hangat menjadi perebahanku
Bebauan garam menjadi aroma kedamaian
Hunianku boleh berkecamuk,
Disini aku terkantuk
Mataku memandang cakrawala,
Batas cakrawala di ujung dan bayangan cakrawala pada genangan air biru yang meliuk-liuk
Batas cakrawala yang dipenuhi oleh awan-awan yang kerap menjadi sahabat pendampingnya
Aku menikmati dunia… aku memiliki dunia…
DIarsipkan di bawah: Puisi | Comments Off
Posted on Februari 6, 2007 by hendrasyahputra
(Kepada seorang Kekasih yang kini istriku)
Ketika jarak, waktu dan rantai kewajiban mengikat kaki hati, maka rindu menjadi terpenjara pada dinding kenyataan yang tak teraba oleh mata telanjang. Rasa yang menjombak seakan memberontak merontokkan pelapis dada maupun tulang pelindung kepala. Sesederhana itulah cinta, ketika rindu menjadi raja penguasa dari keterasingan ditengah keriuhan alam peradaban umat manusia. [...]
DIarsipkan di bawah: Puisi | Comments Off