Untuk itu jalur pendidikan etika (keluarga, sekolah,dan luar sekolah) dinilai sebagai jalur sekaligus instrumen penting dalam membangun dan mengimplementasi etika. Fokusnya tidak hanya terbatas pada ranah kognisi dan ketrampilan tetapi juga pada ranah afeksi (sikap). Melalui jalur sosialisasi etika yang intensif diharapkan akan terjadi internalisasi etika dalam kehidupan apapun termasuk dalam bisnis. Salah satunya adalah memasukkan aspek etika ke dalam kurikulum pendidikan dan tema kajian, khususnya pada lembaga pendidikan dan pengajian manajemen dan bisnis. Tujuannya: kembali ke khitah.